

POINSEMBILAN.COM-HAITI, Gempa bumi melanda negara Haiti, Sabtu (14/7/2021) sekira pukul 8.29 pagi waktu setempat. 227 orang dilaporkan tewas. Gempa bumi juga menghancurkan gereja, hotel, dan rumah. Pada 2010 lalu, Haiti juga dilanda gempa yang menewaskan lebih dari 200.000 orang.
Dikutip dari kompas.com, Perdana Menteri (PM) Haiti Ariel Henry mengumumkan keadaan darurat selama sebulan, di negara yang baru terperosok dalam krisis kemanusiaan dan politik yang dalam dan masih belum pulih dari pembunuhan presidennya baru-baru ini.
Gempa tersebut memicu kepanikan di ibu kota, Port-au-Prince, yang sebagian besar diratakan oleh bencana pada 2010.
Seorang warga lokal, Carmelle Charles, menangis ketika dia ingat melarikan diri ke luar setelah gempa terakhir mengguncang rumahnya di lingkungan Delmas.
“Saya berlari keluar dengan air mata berlinang … karena begitu banyak gambaran (peristiwa) 12 Januari 2010 berkelebat di benak saya. Saya harap ini tidak akan sama,” kata pengusaha wanita berusia 37 tahun itu melansir Guardian pada Sabtu (14/8/2021). (*)













