Daerah  

DKPPKB Sulbar Lakukan Sinkronisasi Data RS Online dengan Data Tempat Tidur dan Ventilator

DKPPKB Sulbar

MAMUJU- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan Sinkronisasi RS Online dengan Data Tempat Tidur dan Ventilator sebagai upaya memastikan kesesuaian dan akurasi data pelayanan rumah sakit di Sulawesi Barat.

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Rabu 12 Agustus 2026 melalui Bidang Pelayanan Kesehatan Lanjutan, Farmasi, Alat Kesehatan dan SDMK bersama Tim Kerja Pelayanan Kesehatan Lanjutan, dengan melibatkan pengelola data rumah sakit terkait.

Sinkronisasi dilakukan untuk memastikan data yang tercatat dalam RS Online, khususnya data ketersediaan tempat tidur dan ventilator, sesuai dengan kondisi dan data aktual di masing-masing rumah sakit. Data tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pemantauan kapasitas pelayanan rumah sakit serta pengambilan keputusan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan rujukan.

Baca juga  TAPD Sulbar Ikuti Ekspose KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 Bersama DPRD

Dalam pelaksanaannya, dilakukan pencocokan dan verifikasi data antara data yang tersedia pada RS Online dengan data tempat tidur dan ventilator yang dimiliki rumah sakit. Proses ini juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi apabila terdapat perbedaan atau ketidaksesuaian data sehingga dapat segera dilakukan pembaruan dan perbaikan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Lanjutan, Farmasi, Alat Kesehatan dan SDMK DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Darmawiyah, menegaskan pentingnya ketepatan data rumah sakit dalam mendukung pengelolaan pelayanan kesehatan rujukan.

Baca juga  Peringati Hari Buah Sedunia 2026: RSUD Sulbar Gelar Penyuluhan Gizi, Ajak Masyarakat Rutin Konsumsi Buah

“Sinkronisasi ini penting untuk memastikan data pada RS Online benar-benar sesuai dengan kondisi aktual di rumah sakit, khususnya terkait ketersediaan tempat tidur dan ventilator. Data yang akurat akan membantu pemerintah dalam memantau kapasitas pelayanan dan menentukan langkah yang tepat dalam mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong rumah sakit untuk melakukan pemutakhiran data secara berkala agar informasi yang tersedia dapat dipertanggungjawabkan dan digunakan sebagai dasar dalam perencanaan pelayanan.

“Kami berharap melalui sinkronisasi ini tidak ada lagi perbedaan antara data yang tercatat dalam sistem dengan kondisi sebenarnya di rumah sakit. Ketepatan dan pembaruan data secara berkala menjadi tanggung jawab bersama untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih efektif dan responsif,” lanjutnya.

Baca juga  Dinas Pangan Sulbar Ikuti Coaching Clinic Penetapan Angka Kredit, Perkuat Kompetensi ASN dan Tata Kelola Kepegawaian

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim menyatakan bahwa melalui kegiatan ini, DKPPKB Sulbar terus memperkuat tata kelola data pelayanan kesehatan rujukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas perencanaan, pemantauan kapasitas rumah sakit, dan pengambilan kebijakan berbasis data di Provinsi Sulawesi Barat dalam upaya mewujudkan Visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” yang diusung Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka.