Bupati Pinrang Berduka, Dua Warganya jadi Korban KKB di Papua

PINRANG, Dua orang warga Pinrang yang dilaporkan meninggal dunia akibat aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Teluk Bintuni Papua Barat mendapat perhatian langsung Bupati Pinrang Irwan Hamid.

Melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Fakhrullah HM, S.STP, M.Si, Bupati Irwan menunjukkan duka cita mendalam dan memberikan santunan bagi keluarga korban.

Baca juga  Seorang Warga Laporkan Pedagang Rongsokan di Lapadde Parepare

Menurut Fakhrullah, korban yang meninggal dunia merupakan warga Patampanua yang mencari rejeki di Papua Barat sejak beberapa tahun silam.

Fakhrullah melanjutkan, setelah mendapat kabar duka ini, Bupati Irwan langsung memerintahkan pihak terkait untuk ikut mendampingi keluarga korban pada saat proses pemulangan jenazah ke Kampung halamannya untuk dikebumikan.

Baca juga  Sungguh Miris, Remaja Cantik 14 Tahun Tewas Dicekoki Miras dan Narkoba Pacarnya

Selain itu, santunan juga diserahkan langsung kepada keluarga korban yang ditinggalkan dan menitip pesan duka cita serta berpesan agar keluarga korban tabah atas musibah ini.

Kehadiran Fakhrullah didampingi Komandan Kodim 1404 Pinrang Letkol Inf. Aris Barunawan, Camat Patampanua Ashar Asnuddin beserta unsur Forkopimca Patampanua.

Baca juga  Dapat Kiriman Narkoba dari Polman, Pinrang dan Palu, Dua Warga Mateng Terpaksa Berurusan dengan Polisi

untuk diketahui, 13 orang warga sipil menjadi korban kekerasan oleh KKB yang menyebabkan beberapa diantaranya meninggal dunia beberapa hari lalu.

menurut informasi yang diterima, para korban merupakan pekerja proyek perintisan jalan trans Papua Barat Bintuni – Maybart, Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat. (Firdauz)