Daerah  

Bupati Majene Lukman : Kalau Ada yang Bisa Produksi Kue (Coklat), Bawa ke Rujab, Saya Beli

Bupati Majene Lukman saat membuka kegiatan pelatihan.

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, Pembukaan Diklat Pembuatan Aneka Olahan Berbasis Coklat Angkatan IV Tahun 2021 di Aula Kantor Dinas Koperindag Majene. Pelaksanaan praktek dilaksanakan di Aula B’ Nusabillah Majene, Minggu, 4 April 2021.

Dihadiri Bupati Majene, Kadis. Koperindag, Ka. BDI Makassar diwakili ketua LSP BDI Makassar dan para peserta pelatihan sebanyak 75 orang.

Laporan Penyelenggaraan Kegiatan, Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BDI Makassar Drs. Agussalim, MM mengatakan, tujuan pelatihan ini agar peserta mampu memahami basic cooking, kitchen equipment, kesehatan keselamatan kerja (K3) dan mampu membuat makanan dan minuman dari coklat, terakhir para peserta akan diuji secara kompetensi.

Peserta 75 orang dari UMKM dari wilayah Kabupaten Majene. Instruktur yang digunakan adalah para Widyaswara, BDI Makassar dan praktisi UKM. Pertama kali dilaksanakan di Kab. Majene.

Baca juga  Sidang Lanjutan Korupsi RS Pratama Sudu Enrekang di Tunda

Bupati Majene Lukman mengatakan, selaku Pemkab. Majene mengucapkan terima kasih kepada BDI Makassar yang telah membangun kerjas sama dengan Pemkab. Majene dalam hal ini Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan. “Ini adalah satu langkah maju, dan pemikiran yg proaktif, dan merupakn kesempatan besar yang diterima oleh masyarakat dan Pemkab. Majene, Ini adalah kesempatan yg baik dimanfaatkan karena sudah terdaftar sebagai peserta pelatihan,” ujarnya.

Majene beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup baik, ketika adanya PTN berdiri di Majene, sehingga tempat kuliner makin tumbuh subur dan sehat. Dengan adanya pelatihan ini, merupakan peluang untuk menjadi tuan rumah yg baik, dalam hal menerima banyaknya warga luar Majene yg masuk ke Majene untuk makan – minum maupun untuk rekreasi.

Baca juga  2021, Jalur Lutang-Tande Dikerja Sepanjang 4 KM, Telan Anggaran Rp 5,5 Miliar

Coklat adalah salah satu jenis makanan yang banyak diminati orang luar, karena kualitas coklat kita adalah kualitas Eksport, dan khasiatnya yg luar biasa, sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut dibutuhkan varian jenis olahan coklat yang sehat.

Disinilah dibutuhkan pelatihan agar kreatifitas kita dapat terasah dalam mengolah coklat menjadi makanan yang menarik dan menggugah selera.

“Manfaatkanlah moment ini sebaik baiknya, karena disinilah saatnya kita dapat belajar secara serius dalam mengolah coklat dan keluaran pelatihan ini akan mendapatkan sertipikat dari BDI dan bila nanti ada bntuan bagi UKM untuk pengusaha pengolahan coklat tentu para peseta inilah yang akan jadi prioritas,” ujarnya.

Baca juga  Lagi Lagi Pelatihan di Majene, Kue yang Disajikan Panitia "BULUKAPIANG"

Biasanya, lanjut Lukman, Majene berangkatakan peserta ke Makassar untuk mengikuti pelatihan, namun kali ini pihak BDI yang datang untuk memberikan pelatihan.

“Bila para peseta sudah keluar dari pelatihan ini, tentu para peserta akan dapat mengahsilkan uang sendiri dengan keahlian dalam mengolah coklat lokal yang dikelolah oleh peserta saat ini. Bila sudah ada yang bisa produksi kue atau makanan lainnya, silahkan bawa ke rujab bupati, saya siap untuk membeli kue atau makanan tersebut,” ungkapnya. (Ih)