Daerah  

PMI Majene Kecewa Tak Pernah Dilibatkan Pemkab

Ketua PMI Cabang Majene, Dra. Hj. Fatmawati Fahmi.

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Majene hingga saat ini, masih terus aktif membantu warga korban gempa di Kabupaten Majene.

Ketua PMI Cabang Majene, Dra. Hj. Fatmawati Fahmi, yang dihubungi, Selasa (23/3/2021) mengungkapkan, PMI Majene akan terus aktif membantu korban gempa hingga Juni mendatang. “Insya Allah sampai Juni kami disana, sampai saat ini memberikan bantuan kepada korban gempa, terutama masih berlangsung untuk pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

PMI melakukan pelayanan kesehatan, karena baru baru ini mendapat bantuan obat obatan dan lain lain. “Ada 4 perusahaan dibawah naungan kementerian keuangan. Jadi alhamdulillah, stok obat-obatan ini masih sangat cukup bahkan sampai Juni. Jadi pelayanan tetap berlangsung sampai hari ini,” tambah Mantan calon Bupati Majene tersebut.

Baca juga  Lagi, Jalan Poros Majene Kembali Longsor, Bupati Majene Terhalang Menuju Malunda

Bukan cuma itu, PMI juga membantu masyarakat korban gempa dalam pendistribusian air bersih. “Kami punya 4 tangki PMI. Dalam sehari itu kami terus menyalurkan air kepada masyarakat. Insya Allah akan memberikan juga bantuan tunai melalui prosedur.,” ucapnya.

Rencananya, ketua PMI Majene Dra. Hj. Fatmawati akan menghadap kepada bupati Majene untuk difasilitasi dengan dinas terkait supaya ada sinkronisasi data. “Jadi kami punya regulasi sesuai dengan juknis. Yang kami inginkan sinkronisasi data, supaya tidak tumpang tindih, siapa tahu ada yang sudah dikaver melalui pemda atau lembaga lain, ini salah satu alasannya kami ingin sinkronisasi data dengan dinas terkait seperti Dinas Sosial, BPBD dan Dinas PUPR.

Baca juga  Bupati Majene Jadi Sasaran Pertama Coklit Pemilu 2024

Namun dibalik keaktifan relawan PMI Majene yang tak kenal lelah dan medan dalam membantu korban gempa hingga saat ini, Patmawati menyayangkan sikap pemerintah Majene yang tak pernah melibatkan sama sekali relawannya dalam kegiatan Pemkab. “Cuma kami sayangkan, ini kami, baik dari relawan kami, sejak Januari terus terang relawan kami, tidak mengenal lelah, medan, tidak pernah sekalipun kami dilibatkan dengan pemerintah daerah, padahal di provinsi, PMI itu garda terdepan terhadap penyintas gempa,” ujarnya.

Bahkan, lanjut mantan ketua PKK Majene itu, pihaknya memperoleh informasi, bahwa tim pokja di Mamuju, semua PMI ada terlibat di dalamnya. “Sementara kami, tidak pernah sekalipun kami dilibatkan. Bahkan relawan yang dilibatkan itu relawan yang mungkin hanya berperan (sedikit), sedangkan kami, mulai dari januari sampai sekarang, sampai detik ini masih memberikan pelayanan dan bantuan. Saya tidak tau faktor apa, jadi betul betul itu curahan hati relawan,” tuturnya.

Baca juga  Pembebasan Lahan Relokasi Korban Gempa di Desa Kabiraan Akhirnya Terwujud

Patmawati mencontohkan, tadi pagi relawannya mengambil air, membantu bahan bakarnya. “Yah seperti itu, banyak sekali rapat, keluhan dari relawan kami, beberapa bulan tidak pernah sekalipun diapresiasi dari pemerintah,” ujarnya.

Bahkan, meskipun posko PMI Majene dan posko BPBD berdekatan, dan meminta untuk saling berkoordinasi dan memberi informasi, namun PMI Majene tidak dilibatkan sama sekali. (Satriawan)