Daerah  

Jelang Ramadhan, Akmal Malik Tekankan ini ke TPID Kabupaten dan Provinsi di Sulbar

PASANGKAYU--Pj. Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Akmal Malik berharap TPID baik provinsi maupun kabupaten dapat mengantisipasi tekanan inflasi di Sulbar terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yaitu Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H/2023 M.

Itu disampaikan pada acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulbar, di Aula Kantor Bupati Pasangkayu, Jumat, 3 Maret 2023.

Baca juga  Bekerjasama Dengan Kantor Kementerian Agama, Lapas Kelas IIA Parepare Gelar Pesantren Kilat Bagi Warga Binaan Selama Ramadhan 1446 H/ 2025 M.

“Pola konsumsi masyarakat Sulbar cenderung meningkat pada periode menjelang HBKN. Pada periode ini komoditas penyumbang inflasi berasal dari kelompok volatile food dan administered price. Saya harap peran aktif TPID dapat mengantisipasi hal ini,”kata Akmal Malik

Akmal Malik mengatakan, kelangkaan dan kenaikan minyak goreng dan beras bahkan komoditas penyumbang inflasi lainnya berpotensi meningkatkan inflasi volatile food menjelang HBKN Idul Fitri. 

Baca juga  Berguru ISO, Disnakertrans Luwu Berharap Seperti Parepare

Olehnya itu, Ia meminta para bupati, Bulog, OPD dan stakeholder terkait agar perkuat koordinasi untuk pengawasan dan stok. 

“Bersama Satgas Pangan lakukan pemantauan harga dan Bazar Pangan Murah atau operasi pasar untuk memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan bahan pokok di wilayah kerja masing-masing,”imbaunya

Akmal Malik yakin melalui sinergi yang baik antara TPID, Aparat Penegak Hukum, Satgas Pangan, dan berbagai stakeholder lainnya, juga peran serta masyarakat, maka inflasi Sulbar 2023 akan lebih baik dari tahun lalu dan berada pada level rendah dan stabil.

Baca juga  Akmal Malik Sebut, Belajar Keberagaman dan Toleransi Sangat Tepat di Mamasa

Bahkan, Dia optimis dengan kerjasama yang baik kondisi perekonomian Sulbar mampu manahan laju inflasi dan melalui badai resesi di 2023. (mhy)