Daerah  

300 Peserta Muktamar DDI ke Samarinda, Didominasi DDI asal Pinrang

Sebagian dari 300-an peserta Muktamar DDI ke-22 berangkat dari pelabuhan Parepare menuju Samarinda menumpang KM Pantokrator, Sabtu hari ini (19/2/2022).

PAREPARE, Sekitar tiga ratus orang peserta Muktamar Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) ke-22, berangkat ke Samarinda, ibukota Kalimantan Timur menumpang KM Pantokrator, Sabtu hari ini (19/2/2022).

Dari 300-an peserta muktamar DDI tersebut, didominasi peserta asal Pinrang 86 orang. Menyusul peserta asal Kota Parepare sebanyak 40 orang. Selebihnya dari berbagai daerah asal Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Drs. H. Abd. Rahman Fasih, M. Ag, salah seorang peserta muktamar menjelaskan, rombongan peserta muktamar DDI tersebut berangkat melalui Pelabuhan Parepare.

Baca juga  Wapres Ajak DDI Tetap Bermitra dengan Pemerintah Bangun Bangsa

Peserta Muktamar DDI merupakan gabungan peserta dari Kota Parepare, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kota Palopo, Kabupaten Morowali, Enrekang, Mamuju, Polman, Majene, Mamasa, dan Makassar.

Selain peserta yang berangkat dengan KM Pantokrator tersebut, juga dikabarkan masih banyak peserta muktamar DDI yang seperti dari Kabupaten Pangkep, Kabupaten Barru, Maros, Wajo, Luwu Utara, Jeneponto, dan Kabupaten Bantaeng.

Baca juga  Bupati Pinrang Berduka, Dua Warganya jadi Korban KKB di Papua

Namun sejauh ini, belum ada kabar peserta selain yang berangkat melalui pelabuhan Parepare, apakah mereka naik kapal atau naik pesawat. “Yang saya tahu, sebagian peserta yang naik pesawat berangkat Senin (21/2/2022)”, ujar Rahman yang mengaku baru berangkat Senin lusa.

Baca juga  Dua Objek Wisata di Pinrang Masuk Nominasi Desa Wisata 2022

Informasi yang himpun dari panitia muktamar di Samarinda, muktamar yang merupakan forum musyawarah tertinggi organisasi DDI sekali lima tahun itu, baru akan dibuka oleh Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin, 22 Februari 2022 mendatang.

Peserta sebanyak tiga ratusan orang yang berangkat Sabtu hari ini (19/2/2022) merupakan peserta peninjau dan sebagiannya merupakan penggembira. (*)