Daerah  

177 Pengungsi dari Malunda dan Mamuju di Kelurahan Banggae, Terima Bantuan dari Istana Negara

Lurah Banggae Saupa Asad, didampingi Kepala lingkungan Saleppa Ayyub Mukhsin saat menyerahkan bantuan kepada salah seorang pengungsi.

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, Pengungsi di kelurahaan Banggae Kabupaten Majene, mendapat bantuan dari Istana Negara Republik Indonesia dan Polda Maluku, Jumat (22/01/2021).

Kelurahaan Banggae menampung pengungsi 177 warga, berasal dari kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mejane, yang terdiri dari 77 KK, di tempatkan di empat lingkungan yang ada di Kelurahan Banggae Kecamatan Banggae Kabupaten Majene.

Mengalirnya bantuan yang berasal dari beberapa daerah seperti dari Jakarta yang didatangkan dari Istana Negara Kepresidenan Republik Indonesia, Kapolda Maluku dan UNM Makassar.

Selain itu, ada pula bantuan dari pemkab Majene, PLN dan Kelurahan Banggae. Sehingga warga pengungsi yang ditampung di kelurahan Banggae yang sementara yang terdaftar 77 KK, yang terdiri 177 orang yang berada di empat lingkungan seperti di Lingkungan Saleppa, Battayang, Pakkola dan Copala sementara meringankan beban pengungsi.

Saupa As’ad S.Ag M. PdI, didampingi kepala Lingkungan Saleppa Ayyub Muksin saat ditemui di sela-sela membagikan kebutuhan pokok yang kelima kalinya terhadap pengungsi, berupa seperti beras minyak goreng, ikan sardin, mie instan, telur, biskuit air mineral ditambahkan popok anak, susu dan pembalut wanita .

“Pembagiaan bantuan kami tetap terapkan protokol kesehatan covid 19. Ada pun bungkusan dari istana kepresidenan yang diperuntukan 31 KK tiap kelurahan, kami sudah serahkan langsungkepada korban. Begitupun yang dari Polda Maluku, UNM Makasar, PLN dan Pemkab Majene termasuk bantuan dari kami dari Kelurahan Banggae. Semoga semuanya bermanfaat dan bisa membantu meringankan beban pengungsi,” ujar Saupa, yang memiliki hobi bermain tenis lapangan itu.

Mantan kepala seksi pembinaan SMP Disdik itu menjelaskan, pengungsi yang ada di kelurahan Banggae diminta mendapftarkan diri agar kami bisa membagikan sembako. “Agar semuanya tidak ada dikecualikan dan jika masih ada yang mau menyalurkan bantuan, kantor kelurahan terbuka dan siap ambil alih untuk membantu menyalurkan ke pengungsi,” tutup Saupa. (Syarifuddin Andi)