Tim Medis Timnas U-19 Indonesia Jadi Relawan Wahdah Islamiyah

Tim medis Wahdah Islamiyah

POINSEMBILAN.COM-Bima – Tim medis Wahdah Islamiyah yang terdiri dari Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) dan Wahdah Peduli diterjunkan ke lokasi musibah banjir Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejak hari pertama kejadian banjir, tim relawan memulai aksi pengobatan gratis terhadap warga yang terdampak banjir bandang.

Salah satu yang menarik perhatian adalah, ikut sertanya dokter Ifran Akhmad dalam rombongan tersebut. Seperti diketahui, ia merupakan dokter medis timnas Indonesia U-19 yang saat ini masih bergabung dalam tim nasional Indonesia.

Baca juga  Catat, Ini Jadwal Puasa Sunnah Muharram 1443 H

Pria kelahiran Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima ini, dalam dua tahun terakhir ini menjadi tim medis utama dalam Timnas. Ia dipercaya membantu kepala pelatih utama Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri.

Baca juga  Hari Kedua Pencarian, Korban Hilang di Sungai Karema Mamuju Belum Ditemukan

Sebelumnya, Ifran kuliah di Universitas Hanasuddin (UNHAS) Makassar Fakultas Kesehatan Masyarakat tahun 2006-2008. Hanya saja, karena keinginannya menjadi dokter Ia mengaku pindah ke Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Dalam kunjungannya bersama tim relawan, Ifran mengaku sangat bahagia bisa ikut membantu warga Bima. Tak hanya ia saja, istrinya yang juga seorang dokter juga ikut dalam rombongan.

Baca juga  Komunitas Pasar Sentral Pekkabata Polman Salurkan Bantuan Korban Gempa di Tappalang dan Ulumanda

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada WIZ dan Wahdah Peduli karena pada saat ini masyarakat kami sangat membutuhkan pengobatan,” ujar M. Sa’id bubakar, Kepala Desa Ncandi, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. (*)