Seorang Warga Majene Tewas Kecelakaan di Takalar

Korban Syamsuddin meninggal di tempat saat kecelakaan di Takalar. (Foto fb Nino Suarmiles)

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, Salah seorang warga Majene, diketahui bernama Syamsuddin (37 tahun), dikabarkan meninggal di jalan poros Galesong Takalar, Sulawesi Selatan, Kamis (11/3/2021) dinihari.

Berdasarkan kartu tanda penduduk yang ditemukan warga di TKP, korban beralamat di lingkungan Passarang kelurahan Totoli kabupaten Majene Sulawesi Barat. Korban sehari-harinya bekerja sebagai nelayan.

Korban meninggal di tengah pematang sawah. (Foto fb Nino Suarmiles)

Berdasarkan unggahan Nino Suarmiles, salah seorang warga di info Kabar Takalar Facebook, Syamsuddin mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan poros Galesong desa Bentang, Takalar. “Assalamu alaikum wbrk..lakalantas di poros galesong desa bentang…korban meninggal di tempat,” tulisnya di facebook.

Baca juga  Mamuju Tengah Diguncang Gempa Bumi, Terasa Hingga Mamuju

Nino menambahkan, berdasarkan infornasi, kejadiannya diperkirakan subuh tadi, Kamis 11 Maret 2021. “mnurut info kjadiannya dr td subuh..barangkali ada yg mngenal korban..harap sampekan ke keluarganya,” tulisnya.

Baca juga  Pemeriksaan Kesehatan Pengungsi di Desa Kabiraan Ulumanda, Ikatek Unhas Gandeng Tim Medis RHC

Sejumlah netizen pun mengomentari kejadian tersebut. Fadli mengungkapkan bahwa kejadian itu sudah diketahui istri korban dan tengah menuju ke Takalar untuk menjemput korban. “Sudah nataumi keluarganya kesanami istrinya dari tadi,” tulisnya.

Demikian pula Makmur, juga netizen yang mengatakan bahwa berdasarkan info keluarga, istrinya sudah ke Takalar. “Info klrg istrix dr Majene sdh menuju ke takalar,” tulisnya.

Baca juga  Relawan BDDB Bantu Nenek 80 Tahun Penderita Diabetes di Bone

Sementara itu, warga netizen bernama Sariama Amir yang mengaku sepupunya mengatakan, korban sudah dibawah ke Rumah Sakit. “Sepupuku kasian sdh di bw krmh skit di otofsi mytx….,” tulisnya.

Sariama menambahkan, info dari kepolisian, korban ditabrak dari belakang. “Bknji (pembunuhan), dtabrak dri belakang menurut ke polisian ka hancurki belkanx mtrx,” tulisnya. (Ih)