

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, Pengurus Daerah Cabang olah raga elektronik Sport (eSport) Indonesia Kabupaten Majene, intens melakukan persiapan dalam rangka menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan dilaksanakan pada 2-15 Oktober 2021 di Papua.
Wakil Ketua Pengcab eSport Indonesia Kabupaten Majene, Rudi Hartanto Taufik yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (31/3/2021) mengungkapkan, saat ini eSport Majene sementara proses pendaftaran di KONI. “Salah satu syaratnya adalah SK dari provinsi, tapi kami belum terima itu SK. Secara formaturnya, susunannya sudah ada, pak Safaat sebagai ketua, saya sendiri wakil ketua, dan Sabri sebagai sekretaris,” ujarnya.
Kabid Anggaran DPKAD Kabupaten Majene menjelaskan, proses pendaftaran sementara pengurusan. “Kami rapat terakhir itu, legalitas kami perbaiki dan lengkapi, ini untuk menyongsong juga PON 2021. Karena saya dengar kabarnya cabang esport termasuk salah satu cabor yang dipertandingkan dalam PON,” ujarnya.
Selain itu, eSport Majene juga sementara mempersiapkan atletnya. “Jadi kami lengkapi dulu kelengkapan administrasinya, kepengurusannya. kemudian seleksi kabupatennya sesuai arahan provinsi baru kami seleksi,”tambahnya.
Rencananya, sebelum lebaran idul fitri, pihaknya akan melakukan rapat kerja terkait proses seleksi atlet. “Lagi- lagi kami tunggu arahan dari provinsi, bagaimana model seleksinya,” ujarnya.
Rudi akui, pengda eSport Majene periode 2020-2024 telah dilantik oleh provinsi. “Kami sudah dilantik di provinsi, tapi di KONI pendaftaran Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) harus ada SK provinsinya,” tuturnya.
Rencananya, jika sudah terdaftar di KONI, pihaknya akan lakukan rapat kerja dalam rangka seleksi untuk PON 2021. “Ada cabang eSport yang masuk di PON, seperti PubG, Mobil Legend, Free Fire. PS (play station) juga. Tapi ini baru wacana belum resmi. Di tiga cabor ini (PubG, FF dan ML) sudah ada, tinggal lakukan seleksi. karena cabang eSport ini, beda pemainnya, apakah per tim atau per player,” pungkasnya. (Satriawan)













