MAJENE, Musim buah-buahan sedang melanda wilayah Majene. Berbagai jenis buah dengan mudah dijumpai di jajanan pinggir jalan, mulai buah jambu putih, jambu merah, mangga hingga durian.
Namun, mungkinkah itu yang menyebabkan sejumlah balita mengalami diare di Majene?
Salah seorang dokter di RSUD Majene, dr. Amjad, saat dihubungi, Sabtu (18/6/2022) mengatakan, banyak pasien diare yang masuk di UGD RSUD Majene. “Saya jaga kemarin malam sampai 5 pasien diare, saya sampai tidak tidur. Penyebabnya selain faktor makanan juga perilaku hidup kurang bersih dan sehat, yang jelas pencegahannya itu cuci tangan pakai sabun, jaga kebersihan makanan,” ungkapnya.
Rata-rata, lanjut dr. Amjad, yang kena anak anak balita. “Ada juga dewasa kemudian pasien rata rata dari kecamatan Banggae dan banggae timur,” jelasnya.
Amjad menjelaskan, dirinya sudah biasa sosialisasi agar warga berprilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Saya pernah menyampaikan, salah satunya di dinas sosial. “Mengenai ada tambahan pasien, saya belum tahu, kita sesuai daftar jaga yang jelas banyak kasus pasiennya. Ada sekitar lebih sepuluh kalau dihitung, kemudian rata rata sudah sembuh,” bebernya. (satriawan)














