Kembali, Santri Asal Enrekang, Penghafal 30 Juz Alquran Tewas Diduga Dianiaya di Sidoarjo

Tentu itu membuat Heti Hamid menangis terharu, atas apa yang telah diraih anaknya. Karena dia menjadi orang tua tunggal, Setelah suaminya berpulang 14 tahun lalu.

Keseharian menggeluti usaha kecil parut kelapa dan jasa sebagai tukang masak pada hajatan masyarakat. Mesti dilakukan Ibu Heti demi menafkahi keluarganya.

Senin 12 September 2022 yang datang ke telinga Heti Hamid, adalah kabar duka. Putra bungsunya itu telah berpulang ke Rahmatullah.

Info pihak keluarga, jika motif kematian Fauzan di dalam area sekolah masih simpang siur. Beredar kabar kematiannya diduga dikarenakan terjatuh dari lantai 3 Asrama. Namun ada juga kabar dikarenakan diduga dikeroyok dalam kasus perkelahian. Namun, pihak keluarga menyesalkan karena kabar kematiannya baru tiba setelah 5 jam setelah kejadian. Dan keluarga juga tidak diijinkan melihat jenazah Fauzan di RS disana saat itu.

Jenazah Fauzan hari ini telah diterbangkan dari Jawa, dan rencana akan dikebumikan jam 9 malam ini Rabu 14 September 2022. Pihak keluarga berharap kasus kematian Fauzan diselidiki pihak berwajib.

Selamat jalan Fauzan, Semoga amal ibadahmu diterima Allah SWT. Amin. (*)