Jelang Porprov 2022, M Idwar Aklamasi Pimpin KONI Majene

MAJENE, Pasca pengunduran diri ketua KONI Majene, Jainuddin Sayadul akibat kesehatan beberapa waktu lalu, KONI Majene kemudian menggelar musyawarah olah raga luar biasa yang digelar di Ruang wakil Bupati Majene, Senin (30/5/2022).

Musyawarah itu dilaksanakan untuk memilih ketua umum KONI yang baru demi untuk mempersiapkan Majene menuju Porprov. Hadir diantaranya Kadis Pemuda Olah Raga Sulbar, wakil bupati Majene dan sejumlah pengurus cabang olah raga KONI Majene.

Sekretaris KONI Majene, Hasrapuddin, saat dihubungi, Senin (30/5/2022) mengatakan, pada saat terjadi pengunduran diri oleh Jainuddin, maka menurut AD ART KONI, harus diadakan rapat untuk membicarakan mengenai Plt.

“Pada saat itu disepakatilah Plt oleh pengurus harian dijabat oleh wakil ketua KONI dalam hal ini M. Idwar, kemudian hasil rapat itu disampaikan kepada KONI provinsi untuk menerbitkan SK penugasan pelaksana tugas selama enam bulan untuk melaksanakan kegiatan kegiatan KONI,” ungkap Bang Cala, panggilan akrab Hasrapuddin.

Baca juga  Update Covid19 Sulbar, Tambahan Tiga, Total Terkonfirmasi Covid Menjadi 12406

Tugas utamanya, lanjut politikus yang saat ini menjadi pengacara, adalah melaksanakan musyawarah olah raga luar biasa. “Jadi tibalah saatnya tadi setelah melalui proses panjang pembentukan panitia, kemudian setelah panitia ada dibuatlah sedemikian rupa tugas tugas kepanitiaan sehingga ditetapkanlah oleh panitia hari ini tanggal 30 Mei untuk melaksanakan musyawarah luar biasa,” jelasnya.

Didalam hasil musyawarah itu, lanjut Bang Cala, karena tidak adanya pendaftar untuk menjadi calon, sehingga dalam musyawarah itu ditetapkanlah M. Idwar secara aklamasi untuk memimpin KONI penggantian antar waktu sejak pengunduran diri ketua KONI, Jainuddin. “Jadi sudah dibuka pendaftaran, namun tidak ada yang mendaftarkan diri, sementara pak Idwar sudah ada sinyal bahwa beliau bersiap, makanya pada saat musyawarah tadi ditetapkanlah di dalam forum musyawarah olah raga luar biasa, disepakati secara aklamasi P .Idwar menjadi ketua KONI,” jelasnya lagi.

Baca juga  Pimpin Pengprov MPI Sulsel, Diza Ali Optimis Pentathlon Mengukir Prestasi

Seandainya terjadi pemilihan, lanjut Bang Cala, yang punya hak suara itu adalah seluruh cabang olah raga yang ada di Majene ditambah dengan satu dari pengurus KONI provinsi dan satu pengurus KONI kabupaten. “Itu pemilik suara, yang punya hak suara. Ibaratnya seandainya terjadi pemilihan, tetapi secara aklamasi itulah yang terjadi tadi. quorum dicapai bahwa dari 20 cabang olah raga yang terdaftar di kabupaten, yang hadir tadi ada 15 (14 cabor ditambah 1 dari utusan provinsi) musyawarah olah raga luar biasa ini difokuskan pemilihan ketua pasca pengunduran diri ketua KONI yang lama,” ungkapnya.

Jadi salah satu syarat untuk pelaksanaan musyawarah olah raga luar biasa itu adalah apabila diminta oleh 2/3 dari anggota KONI. “Tapi kita melaksanakan musyawarah olah raga luar biasa bukan dari situnya tapi adanya pengunduran diri sehingga diadakanlah musyawarah luar biasa. “Jadi fokusnya itu hanya mengganti ketua, tetapi didalam keputusan tadi bahwa, ketua terpilih diberikan kewenangan untuk melakukan penyusunan apabila ada anggota KONI yang berhalangan tetap, dalam artian ada yang meninggal pengurus KONI, ketua yang terpilih ini berkewajiban untuk mengganti dan menyusun kembali pengurus KONI yang sudah berhalangan tetap. Sudah ada penetapannya bahwa cabang olah raga yang dipertandingkan adalah 24 cabor,” lanjutnya.

Baca juga  Lewat Sepakbola, Brimob Parepare Pererat Sinergi dengan Jurnalis

Sementara Poprov sendiri diawal, direncanakan dibulan Oktober. “Tapi penyampaiannya tadi pada saat musyawarah bulan Desember 2022, karena salah satu kendala sarana prasarana belum kelar sampai saat ini, makanya khawatir jangan sampai molor, tapi akan diupayakan itu Bupati Mamuju untuk bisa terlaksana di bulan desember,” pungkas Bang Cala. (Satriawan)