Cerita Sarjani Sambil Tahan Tangis, Rumahnya Hanyut Terbawa Banjir di Malunda

MAJENE, Hujan deras mengguyur wilayah Malunda Kabupaten Majene, Kamis (26/5/2022). Salah satu titik yang parah adalah lingkungan Banua Kecamatan Malunda.

Salah seorang warga lingkungan Banua kecamatan Malunda, Sarjani, sambil menahan tangis, menceritakan kalau dirinya merupakan korban banjir di Malunda.

Rumah Sarjani diketahui hanyut terseret arus sungai berdasarkan postingan siaran langsung salah seorang netizen bernama Jamal Jamblack yang menyebut, sejumlah warga Banua terjebak banjir. Dia juga menyebut kalau rumah Sarjani terseret arus banjir.

Baca juga  Seorang Dokter di Tolitoli Hilang Misterius di Tepi Jurang, Sejumlah Spekulasi Bermunculan

Saat dihubungi, Sarjani memang pada saat banjir, tidak sedang berada di Malunda. Dirinya sedang berada di Kota Majene untuk menghadiri salah satu kegiatan reuni alumni sekolahnya yang akan digelar Sabtu besok.

Baca juga  Lagi LI BAPAN RI Temukan Tambang Ilegal di Kabupaten Pangkep

Sambil tersedu, Sarjani mengaku, begitu mengetahui dapur bagian rumahnya roboh dan terseret arus banjir, dirinya langsung ke Malunda. “Tetangga yang kasih tau pak, dapur saya roboh dibawa banjir. Semua perabotan dapur dibawa air,” ujarnya saat dihubungi sedang berada di atas mobil menuju Malunda.

Sarjani yang kesehariannya menjual kue dan diposting di facebook mengaku saat banjir, seluruh keluarganya ada di Majene. “Di Majene semua pak,” ungkapnya.

Baca juga  Pukat Ikan Saat Hujan Lebat Disertai Petir, Nelayan di Majene Dilaporkan Tewas

Belum diketahui berapa kerugian yang dialami Sarjani akibat banjir tersebut.

Saat gempa melanda Majene Januari 2021 lalu, rumah Sarjani juga sempat roboh, hingga dirinya harus mengungsi berminggu-minggu di Majene. (Satriawan)