MAJENE– Pemerintah Kabupaten Majene melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar sosialisasi peran penggerak dan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (KTP/A) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) bertempat di Aula wisma Yumari, lingkungan Tulu, Rabu (12/09/2023).
Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Majene Aris Munandar Kalma, yang didampingi langsung kadis P3A kab Majene Hj. Riadiyah Zakariyah
Dalam sambutannya, kadis P3A kab Majene, mengatakan, pemerintah pusat melalui kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Republik Indonesia, Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak baik itu provinsi sampai ke daerah agar selalu melaksanakan sosialisasi kemasyarakatan untuk pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak dan pencegahan terhadap perdagangan orang.
“Ada beberapa arahan presiden yang diamanahkan kepada kementerian pemberdayaan perempuan. Pertama peningkatan pemberdayaan perempuan melalui kewirausahaan dan ini juga sudah sering kita laksanakan, baik itu sosialisasi maupun pelatihan. Kedua yaitu peningkatan peran ibu dalam pendidikan anak kemudian yang ketiga peningkatan atau penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, dan masih ada lagi,” ucap Riadiyah
Sementara Wakil Bupati Majene dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sosialisasi ini sebenarnya sudah sudah dilaksanakan tiap tahun.
“Kita ambil data tiap tahun dengan harapannya, kita dapat meminimalisir terhadap tindakan kekerasan terhadap perempuan, anak-anak dan juga pertanyaan orang di setiap sosialisasi, kami selalu berbagi informasi terhadap info-info terkini bagaimana perkembangan apa saja yang dilakukan baik pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten,” jelas Aris.
Dalam sosialisasi ini, lanjut mantan ketua KNPI Majene itu, tentu saja selalu berkomunikasi dengan pihak yang terkait. Salah satunya dengan polres Majene, dalam hal ini Kanit PPA. “Setelah kami sudah diskusikan ilmu, ya nanti ada transfer ilmu antara kami pemerintah dan narasumber dengan bapak ibu semua, dan harapannya setelah adanya sosialisasi ini, ada perpajangan tangan dan kami pemerintah supaya di tiap lokasi kita bisa sosialisasikan,” ucap Aris Munandar.
Turut hadir Pemateri dari polres Majene Kanit PPA, Perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan para peserta dari tiap desa, para siswa-siswi Sekolah SMP, SMA serta masyarakat. (Muh Syahril)














