Daerah  

Bupati Majene Lukman Heran, Skala Prioritas Pembangunan Majene Dibatasi Hanya Tiga

POINSEMBILAN.COM-POLMAN, Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan Antara Gubernur dengan Bupati se Sulawesi Barat dilaksanakan di Hotel Ratih Polman, Kamis (9/4/2021) malam.

Di kesempatan tersebut, Lukman menyampaikan harapannya terkait rencana pembangunan yang menjadi skala prioritas Pemerintah kabupaten Majene. Hanya saja ia menilai kebijakan untuk mematok dan membatasi skala prioritas di setiap Kabupaten merupakan kebijakan yang mengherankan mengingat ada dua kabupaten di Sulbar yang baru saja terdampak bencana yaitu Majene dan Mamuju. Menurutnya ada ratusan orang luar yang justru memberikan bantuan namun saat pembagian program skala prioritas justru di samaratakan.

“Kita dipatok dan membatasi  tiga skala prioritas saja, saya tidak bisa katakan itu manusiawi atau tidak , marwah dari kegiatan ini adalah konektivitas, dan itu juga  berbanding lurus dengan konsistensi, orang luar ada ratusan yang memberikan bantuan ke Majene, tapi saat pembagian program justru disamaratakan, dimana konektivitasnya,” terang Lukman.

Baca juga  Bhayangkari Daerah Sulbar Salurkan Sembako Kepada Pengungsi

Meski demikian ia tetap berharap Pemprov Sulbar tetap memberikan penekanan di sejumlah sektor yang menjadi unggulan dan ikon Majene. Seperti mendukung penuh implementasi Majene sebagai Pusat pendidikan di Sulawesi Barat, tiga kecamatan terdampak gempa yang kondisinya mengalami kelumpuhan baik sarana dan prasarana, serta program SPAM regional yang telah bertahun-tahun digagas bersama Kabupaten Polman di harapkan  terealisasi pada tahun ini.

Baca juga  Lima Sekolah di Majene Dianugerahi Penghargaan Adiwiyata

Selain itu pengembangan sektor holtikultura dan ternak kambing termasuk pembangunan infrastruktur peningkatan. Diantaranya lanjutan peningkatan Ruas Jalan Parappe-Leppe volume senilai 10 Km Rp. 15 M, Jalan Ruas Pallapallang-Tallubanua-Limboro-Tibun Kec. Sendana volume 13,5 Km senilai Rp. 26 M, Jalan Tippulu-Ratte Padang Tammerodo Kec. Tammerodo Sendana volume 4,4 Km senilai Rp. 8 M serta peningkatan, Jalan Poros Tande Kec. Banggae Timur, Limboro – Kab. Polman volume 8 Km senilai Rp. 9.M.

“Perlu digarisbawahi untuk program tersebut, sudah kami koordinasi dengan Bupati terpilih, mudah mudahan bisa menjadi skala prioritas Pemprov Sulbar, “ ucapnya.

Baca juga  Aksi Bersih Pantai Tamo, Majene Dijadikan Model Terbaik Pengembangan Ekowisata

Sementara itu Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan beberapa program prioritas dan strategis yang perlu menjadi perhatian untuk disinergikan adalah percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas provinsi – kabupaten dan penguatan ekonomi masyarakat di masa pandemi covid 19.

Mantan Bupati Polman ini juga berharap Rakor seperti ini perlu diagendakan secara terencana, selain sebagai forum Silaturahmi juga dalam rangka monitoring dan pembinaan serta evaluasi program kegiatan Pemprov dan kabupaten. (ih-ril)