

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, Sebuah mobil xenia berplat B 2352 SQE mengalami nasib naas, Jumat (8/10/2021) di jalan poros Majene Mamuju tepatnya di daerah Tubo Kecamatan Tubo Sendana Majene sekira pukul 13.45.
Sebuah batu yang cukup besar jatuh dari atas tebing. Akibatnya, bagian atas mobil hancur yang mengakibatkan seorang laki-laki yang mengemudikan mobil itu mengalami luka berat di bagian kepala.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil itu berisi 3 orang, yakni suami, istri dan seorang lainnya.
Diketahui, sopir bernama Budi, warga Desa Mirring Polman tersebut meninggal saat hendak dirujuk ke RS Majene.
Kepala Puskesmas Sendana II Nuraeni,S.ST,M.Kes yang dihubungi mengatakan, kondisi korban saat dibawa ke Puskesmas agak parah. “Pas kami rujuk ke RS Majene, di perjalanan meninggal, jadi dikembalikan ke PKM Sendana II, 10 kilometer dari puskesmas meninggal,” ujarnya.
Nuraini menjelaskan, sekarang ini ada ambulance dari Majene akan mengantar korban ke daerah asalnya. “Warga Mirring Polman. Istrinya orang Mamuju, jadi tinggalnya di Mirring sama suaminya. Suaminya sopir angkutan Pinrang-Palu,” ujarnya.
Saat kejadian naas, ada satu penumpang dibawa dari sidrap yang juga ikut. “Batu yang jatuh dari atas menimpa kepala sopir tertimpa ke belakang dikena juga kakinya yang dibelakang,” tambahnya.
Nuraini menyebut, saat dirujuk, kondisi korban Budi sudah kritis tidak pernah sadar. ” Suci istrinya nama istrinya. Masih sakit dadanya, bahunya lemah. Dia belum tahu kalau suaminya meninggal,” tutupnya. (Wan)














