Daerah  

Pasca Gempa Majene M6.2, Sejumlah Wilayah di Malunda Alami Krisis Air Bersih

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, Meski dikelilingi lautan air, di Kabupaten Majene Sulawesi Barat, masyarakat harus berjaalan sejauh mungkin untuk mendapatkan air yang tak seberapa jumlahnya.  Air bersih sulit dijangkau, ditambah lagi airnya sedikit tidak segar.

Pasca gempa, sumber air PDAM mati dan tak berfungsi lagi. Banyaknya tanah longsor, menghambat proses pengerjaan pipa. Relawan Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ)Muhammad Saddang di Majene melaporkan. Ada tiga sumur bor yang dibangun oleh WIZ, dengan kedalaman bervariasi, 6 meter, 12 meter hingga 16 meter.

Baca juga  Dalam Sehari, Jasa Raharja Parepare Lakukan MoU dengan 2 Rumah Sakit

Pusat pembangunan berada di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene dengan penerima manfaat sebanyak 300 jiwa. Dibuat pertama kali sejak tanggal 21 sampai 24 Februari 2021 lalu.

Baca juga  Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Kantor Bupati Mobile Hadir di Buntu Pepasan

“Proyek ini kami manfaatkan tenaga warga sekitar. Kebetulan ada yang bisa jadi kita manfaatkan saja sekaligus bisa jadi sumber penghasilan mereka. “Alhamdulillah, warga sangat senang. Mereka tak jauh lagi mengambil air,” kata Saddang, Kamis (4/3/2021).

Baca juga  Bertugas Sebulan Lebih Bantu Korban Gempa di Majene, Brimob Polda Sulsel Dilepas

Dalam program ini, WIZ menggandeng Kampus Umar Usman. Mewakili pihak kampus, Asep Hendriana mengaku sangat bahagia bisa turut serta membantu warga Majene yang sementara berduka.

“Mungkin bantuannya tak seberapa tapi saya rasa semoga bermanfaat,” tukasnya. (Wiz-ih)