Daerah  

Biro Organisasi Setda Sulbar Dukung Transformasi SPBE Menuju Pemerintahan Digital

Biro Organisasi Setda Sulbar

MAMUJU – Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Transformasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) ke Pemerintahan Digital (Pemdi) yang dihelat di Ruang Teater, Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.

Baca juga  Plt. Kadinsos Majene Dampingi Bupati Safari Ramadhan di Ulumanda

Rakor dibuka langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar, Junda Maulana. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya komitmen yang kuat dari seluruh tingkatan pemerintah dalam mengimplementasikan konsep pemerintahan digital agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih terpusat dan efisien.

“Kita harap pemerintah pusat dan daerah memiliki komitmen yang sama untuk melakukan transformasi. Upaya ini tidak dapat terwujud tanpa kolaborasi seluruh perangkat daerah. Kita semua harus bergerak. Hal ini dimulai dari pimpinan hingga ke pelaksana,” pesan Junda.

Baca juga  DKPPKB Sulbar Perkuat Implementasi GARATTA TBC di Pamboang, Dorong Akselerasi TPT dan Penemuan Kasus hingga Tingkat Desa

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi Setda Sulbar, Nur Rahmah Parampasi menyoroti pentingnya sinergi antar perangkat daerah. Ia berharap perangkat daerah yang terkait saling menguatkan dalam mengawal digitalisasi pemerintahan. Ia menegaskan, Biro Organisasi siap menjalankan perannya sebagai mesin penggerak sekaligus orkestrator tata kelola dan manajemen pemerintahan digital.

Baca juga  DKPPKB Sulbar Dukung Destana, Perkuat Kesiapsiagaan Krisis Kesehatan hingga Tingkat Desa

“Dalam implementasi ini, kami di Biro Organisasi akan mendorong penyusunan business process-to-be dan transformasi proses bisnis digital. Selain itu, kami juga fokus memastikan ketersediaan manajemen perubahan serta mendorong sinergitas layanan,” ujar Nur Rahmah.