Menggegerkan Publik, Pj Kadisdikpora Majene dan Suardi

MAJENE, Kecewa atas ulah pj Kadis Pendidikan dan Olah Raga Kabupaten Majene, Suardi, S.Pd, seorang warga mendatangi dirinya sesaat setelah membuka kegiatan pelatihan di Hotel Dafina, lingkungan Lembang Kabupaten Majene, Kamis (14/9/2023).

Warga itu adalah Suardi Atjo, yang namanya mirip pj Kadisdikpora tersebut.

Menurut Suardi Atjo dalam penyampaiannya ke Redaksi, Pj Kadisdikpora telah ingkar janji terhadap dirinya.

“Awalnya Pj kepala dinas pendidikan menjanjikan paket pekerjaan DAU 2024 kepada saya, ketemunya di kantor Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Lanjut Suardi Atjo, Pj Kadisdikpora mengiyakan. “Iyya pak jangan ribut, saya sudah ketemu pak Bupati. Katanya sudah ada pekerjaanta pak Atjo,” ujar Suardi Atjo menirukan ucapan Kadisdikpora.

Saat itu, Suardi Atjo ucapkan terima kasih dan berpesan ke kadisdikpora. “Terima kasih pak kadis, janjita janganki ingkar, saya pegang kata katata,” ujar Suardi Atjo saat itu.

Baca juga  Umat Hindu Peringati Hari Suci Tumpek Uye, Tanam 15 Ribu Pohon

Menjelang satu minggu, lanjutnya, dirinya ke kantor dinas pendidikan, namun tak pernah lagi bisa bertemu pj. Kadisdikpora Majene.

“Pak kadisnya tidak pernah ketemu, karena jarang di kantor dan saya tanya pegawai di kantor, katanya pak kadis jarang masuk kantor di sini pak, banyak orang yang cari,” ungkapnya.

Menurut informasi orang di kantor dinas pendidikan, lanjut Suardi Atjo, katanya cari di luar yang ada kegiatan pelatihan. “Kalau dia datang di kantor, pak kadis datangnya pada jam kedua, itupun jarang datang,” sebut Suardi Atjo.

Baca juga  7 Truk dan Puluhan Mobil Bantuan Kemanusiaan Kemenag RI untuk Gempa Sulbar Dilepas di Parepare

Suardi Atjo akhirnya berhasil menemui Pj Kadisdikpora Majene. Dirinya kemudian mempertanyakan janjinya Kadis, tentang paket pekerjaan yang pernah dijanjikan pada saat itu.

“Malah pak kadis sepertinya ingkar janji karena ada bahasanya pak kadis kepada yang dijanjikan paket, katanya kita kembali ke PA, saudara pak Bupati Majene,” jelasnya

Spontan, lanjut Suardi Atjo dirinya tak terima karena menurutnya, pekerjaan paket di dinas pendidikan, tidak bisa ada yang intervensi kadis kecuali Bupati Majene sebagai penentu kebijakan.

Kadis kemudian menjanjikan akan mengupayakan untuk tetap memberi paket pekerjaan kepadanya dan kembali Suardi Atjo mengingatkan untuk tepat janji.

Menjelang hampir satu bulan, lanjut Suardi Atjo, dirinya telpon pak kadis berkali-kali dan tidak kunjung diangkat angkat telponnya.

Baca juga  Angin Kencang di Gowa, Sejumlah Rumah Warga di Desa Taeng Rusak

Suardi Atjo kemudian datang kantor Dinas Pendidikan pada Kamis 14 September 2024 pada jam kedua, namun kadisdikpora tak masuk kantor. “Pak kadisnya lagi tidak masuk kantor menurut orang di kantor. Kadis pendidikan ada acara pelatihan di hotel Davina di lingkungan Lembang,” ujarnya.

Suardi Atjo kemudian menuju ke hotel Davina di lantai dua tempat kadisdikpora menghadiri pelatihan. “Saat itu saya ketemu pas di pintu keluar langsung saja saya tanya dan melontarkan kata kata, mana janjimu pak kadis,” jelasnya.

Untung saja pada saat kejadian, lanjut Suardi Atjo, banyak orang yang sedan bareng keluar sama kadis yang bisa melerai kejadian pada saat itu. (*)