WATAMPONE, Curah hujan yang cukup tinggi mulai malam sampai pagi yang melanda Kecamatan Mare Kabupaten Bone, khususnya Desa Cege. Akibatnya, sungai Nipa meluap, Minggu, (08/05/2022)
Guna membantu warganya yang terdampak banjir, Babinsa Koptu Muh. Agung bersama Kepala Desa Cege Muh. Adli terjun langsung mengevakuasi warga bersama Ternaknya yang terjebak banjir, dengan cara mendorong Perahu dan menarik sapi milik warga.
Kepala Desa Cege Muh. Adli mengatakan, Dusun yang terdampak banjir di Desa Cege antara lain Dusun Nipa dan Dusun Pokkori. “Banjir yang terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi mulai malam sampai pagi hari, yang mengakibatkan air sungai Nipa Desa Cege Meluap, dengan ketinggian banjir antara 70 Cm hingga1 Meter,” ungkap Adli.
Kerugian Materil, lanjut Adli, sedikitnya 50 unit rumah masyarakat terendam banjir. “Sekitar 80 Ha Tambak terendam banjir, sehingga hasil tambak ikan diperkirakan lepas ke sungai,” ungkapnya.
Sementara, Babinsa Koptu Muh. Agung mengatakan, banjir yang masuk ke rumah warga saat ini sudah surut kembali. “Saat ini hujan sudah reda dan air sudah surut kembali,” terangnya.
Pantauan poinsembilan.com, Babinsa dan Kepala Desa setempat tetap siap dan siaga dalam mengantisipasi hujan dengan curah yang tinggi yang kemungkinan akan terjadi lagi. Untuk saat ini kondisi banjir sudah surut seiring dengan berhentinya hujan dan kegiatan warga dibantu Babinsa dan kepala desa membersihkan rumah-rumah warga.
“Kita harus selalu waspada di dalam segala sesuatu yang akan terjadi dan cepat dalam penanganannya, agar warga kita tahu bahwa kita benar-benar ada bersama mereka, jelasnya.
Ia berharap banjir luapan sungai di Desa Cege ini cepat berakhir dan warga bisa beraktivitas kembali seperti biasa. (Muhammad Kasim)













