Setelah Dirawat 41 Hari, Tiga Warga Mateng Sembuh dari COVID-19

Ilustrasi pemeriksaan screening pasien COVID-19. (Foto : Internet)

POINSEMBILAN.COM, MAMUJU – Setelah menjalani perawatan selama 41 hari di Gedung Karantina Salugatta, Kabupaten Mamuju Tengah, tiga pasien positif COVID-19 dinyatakan sembuh.

Pasien positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh yakni kasus 25, perempuan berinisial RO (37), kasus 29, anak berinisial HI (12), serta kasus 30, laki-laki beinisial JA (20), ketiganya warga Kabupaten Mamuju Tengah.

Tiga pasien positif COVID-19 pada Rabu (27/5/2020) ini menambah daftar kesembuhan pasien menjadi total sebanyak 32 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sulbar Safaruddin Sanusidi mengatakan, kepastian kesembuhan tiga pasien tersebut diperoleh dari hasil laboratorium BBLK Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari ini Rabu, (27/5/2020).

“Ketiga pasien dinyatakan sembuh itu, sempat dirawat di Gedung Karantina Salugatta, Kabupaten Mamuju Tengah, sejak Jumat (17/5/2020) dan hari ini hasil laboratorium dua kali negatif, jadi ketiganya sudah sembuh,” jelasnya.

Safaruddin menyebut, pada Rabu ini juga terdapat satu penambahan kasus positif COVID-19 di Sulbar, yakni seorang laki-laki asal Kabupaten Mamuju berinisial MH (38) dan kasus ke-88.

Kasus 88 ini terlacak di Makassar, Sulsel, namun karena pasien berdomisili dan bekerja di Sulbar maka pencatatan statusnya diserahkan ke Sulbar.

Pasien tersebut, kata Safaruddin memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit, yakni ke Kota Makassar pada Selasa (19/5/2020) dan melakukan rapid test dengan hasil reaktif.

Selanjutnya, pada (20/5/2020), MH melakukan tes swab di Rumah Sakit Unhas dan dinyatakan positif COVID-19. Saat ini pasien tersebut masih dirawat di Rumah Sakit Unhas Makassar.

Kini, kata Safaruddin, total kasus positif COVID-19 di Sulbar hingga Rabu (27/5/2020) menjadi 88 orang, sebanyak 32 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh, 53 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, satu menjalani isolasi mandiri dan dua orang meninggal dunia.

Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Sulbar sebanyak 1.558 orang, sebanyak 1.451 orang di antaranya sudah selesai pemantauan, 105 orang masih dalam proses pemantauan dan dua orang meninggal dunia.

Disamping itu, orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 1.241 orang, 660 diantaranya sudah selesai pengawasan dan masih terdapat 581 dalam proses pengawasan.

Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Sulbar sebanyak 69 orang, sebanyak 38 orang diantaranya sudah selesai pengawasan dan masih ada 24 orang dalam proses pengawasan, tujuh orang sudah meninggal dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *